Cahaya Itu Adalah… ILMU

Cahaya Itu Adalah… ILMU

Category : Wawasan

Tentu kita sangat ingat sepenggal kisah turunnya wahyu pertama di Gua Hira’… “Bacalah!” Perintah membaca begitu ditekankan. Untuk bisa “membaca” secara harfiah (dalam konteks yang sesungguhnya), maupun secara maknawiyah (dalam arti memahami terhadap sesuatu) diperlukan suatu ilmu.

Ibarat dalam kegelapan, tak seorang pun dapat melihat yang ada disekitarnya, apalagi untuk melihat jauh kedepan. Hanya kegelapan yang dirasakan. Seperti itulah orang yang buta akan ilmu. Setitik cahaya yang datang membuatnya bisa melihat, minimal pada dirinya sendiri. Dan semakin terang cahaya, akan semakin banyak yang dapat dilihat. Cahaya itu…. Adalah ILMU….

Ilmu itu adalah suatu pengertian yang luas yang meliputi semua ilmu pengetahuan, baik ‘ulumuddin ataupun ilmu eksakta. Pada hakekatnya ilmu itu berasal dari Allah, sedang manusia hanyalah berusaha mencari, menemukan serta menyusunnya secara sistematis untuk diaplikasikan.  Dalam usaha tersebut ada skala prioritas yang harus kita pahami :

  1.  Pengetahuan Islam secara menyeluruh

Ini adalah ilmu yang paling essensial dari ilmu-ilmu yang lain. Mencari ilmuddin adalah wajib bagi tiap individu. Karena ilmu ini adalah bekal untuk hidup di dunia dan di akhirat. Disinilah ditentukan “bodoh” atau “pandai” nya seseorang. Allah berfirman, “ orang yang paling bodoh adalah orang yang buta terhadap kehidupan akhirat, sedang ia pandai dalam keduniaan” (QS. Ar-Rum:7) Subhanallah….. Semua tiada berati tanpa ilmuddin.

  1. Ilmu pengetahuan lain

Meliputi semua ilmu, baik ilmu keahlian praktis ataupun ilmu pengetahuan kontemporer. Ilmu tidak kalah pentingnya. Lingkungan hidup kita menuntut kita untuk menguasai keduanya. Jika kita tidak mau disebut “kuper” alias konservatif atau ketinggalan zaman, garing, kolot….. maka dari itu kita mesti mengikuti perkembangan informasi dunia dan tampil PeDe dengan keahlian kita.

Saudaraku….. adakah kita berpikir keadaan kita dihadapan Allah? Karena kita akan kembali kepada Allah, karena kita yakin tak ada yang dapat menahan kita tetap hidup di dunia selamanya. Mari saudaraku, mendidik dan membuang kebodohan. Jangan sampai menipu diri menjadi orang pandai namun sebenarnya bodoh. Mari bersama-sama meraih ilmu dunia dengan tetap mempersiapkan bekal akhirat kita.  Yang harus diperhatikan apa ya……….???

  1. Mensucikan niat, Allah tujuan kita dalam segala hal. Maka niat dan caranya tentu harus benar
  2. Mujahadah (bersungguh-sungguh)

Keuletan dalam sebuah pencarian ilmu merupakan syarat yang harus dipenuhi, harus menghilangkan hal-hal yang mengarah pada keputusasaan.

  1. Tidak meremehkan ilmu tertentu

Imam Ghozali berkata : “ orang yang berakal akan memperoleh faedah ilmu yang ia pelajari, yaitu terlepas dari musuh islam yang berbentuk kebodohan”

  1. Tidak berbuat maksiat

Pepatah Arab mengatakan  : Ilmu adalah cahaya dan cahaya Allah tidak akan ditujukan kepada ahli maksiat


Leave a Reply